IframeRENTAL berfungsi paling baik dengan JavaScript diaktifkan

Ini Penjelasan Apa Itu Aperture dan Fungsinya pada Kamera

Ketika berbicara mengenai dunia fotografi pastinya tidak pernah terlepas dengan yang namanya aperture dan juga fungsinya. Bagi orang awam, istilah semacam ini sangat asing dan hampir sebagian besar tidak mengetahuinya sama sekali. Lantas, apa itu aperture dan fungsinya akan dijelaskan berikut ini dengan sederhana guna menjadikan informasi ini akan dipahami oleh banyak kalangan.

Sekilas Tentang Aperture

Terkait dengan apa itu aperture, secara sederhana aperture merupakan diafragma atau lebih mudahnya bukaan. Dengan demikian, aperture itu sendiri merupakan suatu bukaan yang nantinya akan mempengaruhi jumlah cahaya yang masuk ke dalam sensor. Jika sebuah lubang terbuka dengan lebar, maka semakin banyak pul cahaya yang masuk dan sebagainya.

Untuk satuan dari aperture itu sendiri adalah f-stop. Kaitannya dengan apa itu aperture, beberapa contoh aperture adalah f/2.8, f/11 dan juga f/22 dan jika nilai aperture tersebut semakin besar, maka semakin kecil pula lubang yang akan terbuka. Sering kali pengaplikasian aperture ini dilakukan dengan memanfaatkan kamera DSLR pada saat seorang fotographer melakukan sesi foto bokeh demi hasil yang bagus.

 

Fungsi Aperture pada Kamera

Setelah mengetahui apa itu aperture, maka berikut ini adalah beberapa fungsi dari aperture yang akan membantu Anda dalam memperdalam pengetahuan terkait dengan ilmu fotografi. Untuk fungsi aperture itu sendiri terdiri dari berbagai macam yang diantaranya adalah sebagai berikut.

 

  • Mengontrol banyak sedikitnya cahaya

 

Tanpa mengabaikan apa itu aperture, kembali lagi pada sebuah lubang bukaan yang terdapat pada kamera DSLR. Bahwa semakin besar lubang bukaan, maka semakin banyak pula cahaya yang bisa ditangkap oleh sebuah kamera DSLR tersebut. Hal inilah yang kemudian mempengaruhi hasil jepretan dari setiap obyek benda.

 

  • Mengatur kedalaman ruang lebar dan sempit

 

Merujuk pada apa itu aperture yang tersebut di atas, disebutkan bahwa pengaturan dari kedalaman sebuah ruang foto atau yang dikenal depth of field hanya akan bisa diatur dengan memanfaatkan aperture. Pengaplikasiannya terletak pada hasil jepretan pada foto bokeh yang sering kali menomersatukan keinginan menciptakan obyek yang lebih tajam. Cara ini juga bisa dilakukan dengan mengatur aperture sesuai dengan angkanya.

 

  • Menghasilkan difraksi

 

Untuk fungsi aperture yang selanjutnya adalah menghasilkan difraksi yang nantinya akan membantu dalam menangkap sebuah obyek seperti lampu di malam hari. Fungsi difraksi ini nantinya akan menghasilkan suatu efek yang dikenal starbust. Dengan memposisikan pada angka yang aperture, maka semakin luas pula penyebaran dari efek difraksi tersebut.

Terkait dengan apa itu aperture bisa dianggap sebagai lubang bukaan yang nantinya akan membantu dalam menangkap banyak sedikitnya cahaya yang masuk hingga sampai ke sensor. Untuk Anda yang memang ingin menghasilkan sebuah jepretan dengan memanfaatkan fungsi aperture, Anda bisa memanfaatkan jasa rental kamera Jogja ataupun sewa DSLR Jogja yang akan membuat aktivitas fotografi Anda berjalan dengan lancar karena kualitas dan performa kamera yang tidak perlu diragukan lagi.

Blog Lainnya