IframeRENTAL berfungsi paling baik dengan JavaScript diaktifkan

Begini Trik Setting Kamera Untuk Foto Wedding yang Ideal

Membahas tentang cara setting kamera untuk foto wedding yang ideal  bagi fotografer pemula. Mulai dari pemilihan mode hingga teknik pengambilan foto untuk sempurna.

Dapat orderan foto wedding untuk pertama kali? Jangan takut, kamu hanya perlu melakukan persiapan pada “alat perang” dengan tepat agar hasil foto memuaskan klien. Setting kamera merupakan hal utama yang harus dilakukan sebelum mulai memotret, seperti apa setting kamera untuk foto wedding yang ideal, dan alat apa saja yang harus dipersiapkan?

Sebagai referensi, kamu bisa melihat foto-foto wedding di internet yang hasilnya memuaskan, baik dari pencahayaan hingga ketajaman objek utama yang dipotret. Hal itu tak lepas dari persiapan mumpuni yang dilakukan sang fotografer sebelum memulai aksinya.

6 Cara Setting Kamera yang Harus Kamu Lakukan

Untuk mendapatkan hasil foto wedding yang memuaskan, pengaturan kamera menggunakan mode M, lensa tele, lensa zoom, lensa prime, pengaturan ISO, dan menggunakan bouncer merupakan hal penting. Karena masing-masing berperan menempatkan objek foto di posisi tepat, baik dari segi pencahayaan, detail, hingga kelembutan hasil foto nantinya.

Pakai Mode M

Masing-masing kamera memiliki mode yang bervariasi, tapi pada umumnya dalam mempersiapkan kamera untuk foto wedding, pilihlah mode M. mode ini akan membantu pengambilan foto di atas panggung saat sesi foto bersama. Tak masalah kamu mau pakai jenis lensa apa saja seperti lensa wide Canon, lensa Tele atau zoom, tapi pastikan saja Mode M yang digunakan.

Gunakan Lensa Tele

Penggunaan lensa jenis tele memang dianjurkan, agar kamu lebih nyaman mengambil momen dari sudut mana saja, tanpa mengganggu kesakralan acara. Coba kamu bayangkan, saat proses ijab kabul harus dekat dengan pengantin hanya untuk mengambil foto, tentu si pengantin akan merasa risih. Alasan lain adalah agar kamu bisa menghasilkan foto dengan ekspresi natural dari mempelai.

Jenis lensa Tele merupakan bagian dari kamera yang cocok untuk wedding yang bisa dipakai adalah dengan length focus 200 mm, aperture lebar. Kamu juga bisa menggunakan lensa Tele Prime yang memiliki focal 50 mm, lensa ini bisa menciptakan ketajaman yang maksimal dan bisa dipakai pada kondisi cahaya yang minim.

Siapkan Lensa Zoom

Kamu juga bisa menggunakan lensa zoom untuk memaksimalkan upayamu menghasilkan foto terbaik. Salah satu pilihannya adalah lensa zoom keluaran Canon dengan focal 24 mm hingga 70 mm, pastikan juga aperture sudah diatur pada nomor f/2.8. dengan bukaan dari aperture yang cukup lebar tersebut kamu bisa mengambil foto dari jarak jauh dengan ketajaman dan pencahayaan yang tepat.

Lensa Prime untuk Portrait Group

Kalau kamu memiliki jenis lensa prime juga bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk menghasilkan foto pernikahan yang bagus. Lensa jenis ini juga sering dipakai sebagai lensa untuk prewedding outdoor. Pastikan saja panjangnya focal dari lensa tersebut 35 mm yang dapat mengambil objek lebih dari satu secara bersamaan.

Kamu juga bisa menggunakan lensa yang memiliki focal 85 mm cocok untuk mengambil foto dengan detail yang lebih maksimal, termasuk fill in frame. Dan untuk memaksimalkan lagi, kamu bisa memakai tambahan lensa dengan aperture f/1.4. Memang harganya relatif lebih mahal, tapi jika kamu memiliki anggaran kenapa tidak!

Setting ISO

Pengaturan ISO juga harus benar-benar diperhatikan apalagi pada kondisi cahaya minim di lokasi pernikahan tersebut. Kuncinya adalah menaikkan ISO pada cahaya minim agar hasil foto tidak blur dan saat diedit tidak akan mengalami kesulitan. Setting kamera untuk foto wedding yang ideal pada poin ISO ini kadang diabaikan karena dinilai menyusahkan, tapi yakinlah hasil foto akan lebih indah.

Bouncer dan Diffuser

Setelah melakukan pengaturan yang tepat pada lensa, saatnya mengatur pencahayaan. Caranya dengan teknik memantulkan agar hasil gambar jadi lebih lembut tapi tetap tajam. Selain itu, penggunaan teknik ini juga akan menghindari objek foto mendapat cahaya berlebihan. Tapi harus hati-hati dalam menggunakannya, sebab tak semua area harus menggunakan teknik ini.

Memang butuh persiapan matang untuk melakukan sesi foto wedding, kalau kamu belum memiliki cukup peralatan bisa menyewanya. Salah satu tempat sewa yang tepat adalah IFrame yang berada di Yogyakarta. Saat ini sudah ada tiga cabang jasa ini yaitu di daerah Palagan, Jogokariyan dan Kusumanegara, tinggal kamu pilih mau menyewa di cabang yang mana.

Jika kamu sudah melakukan semua setting kamera untuk foto wedding yang ideal, maka saatnya untuk mencari momen-momen hebat dalam acara wedding tersebut. Pastikan untuk tidak melewatkan momen sekecil apapun, karena pernikahan tak bisa diulang dua kali. Dan tak perlu takut hasilnya tidak maksimal, karena dengan menerapkan semua pengaturan di atas, foto yang dihasilkan akan luar biasa.

Blog Lainnya